Berita  

837 KPM Penerima Bantuan Beras Warga Desa Cintadamai di Duga di Pungut Rp15.000 – Rp.20.000 Oleh Ketua RT dan Kader

(Foto // Kantor Desa Cintadamai )

Pojokgarut.com, – Lagi -lagi pungutan liar mewarnai penyaluran bantuan sosial Pangan beras Aman, Layak, dan Tepat Sasaran di saat masyarakat membutuhkan uluran bantuan beras dari pemerintah pusat.

Hal itu sungguh ironi sangat jauh berbeda dengan apa yang di perintahkan oleh Bupati Garut Syakur Amin di saat membagikan bantuan pangan beras di Desa Talagasari Kecamatan Kadungora sepekan yang lalu , bahwa penyaluran bantuan pangan beras ke setiap Keluarga Penerima manfaat (KPM) harus sesuai timbangan 10 kg setiap karungnya dan tidak boleh ada pungutan liar terhadap masyarakat dan yang paling penting menjaga stabilitas harga komoditas pokok.

Sangat di sayangkan hal tersebut bertolak belakang saat penyaluran bantuan beras di Desa Cintadamai kecamatan Sukaresmi Kabupaten Garut provinsi Jawa Barat yang dilaksanakan pada tanggal 2 -3 Agustus yakni hari Sabtu dan Minggu bulan Agustus 2025.

Beberapa wilayah di Desa cintadamai dipotong oleh perangkat RT maupun kader sebesar Rp.15.000 sampai Rp.20.000 per KPM.

Adapun penerima 837 KPM Untuk Desa Cintadamai kecamatan Sukaresmi di antaranya:

Warga Kp .Jungsereh datar nyengkelod Dengan adanya pungutan Rp 10.000/Karung nya Dengan alasan untuk. Biaya pengiriman, Warga wa lahir juga sama di pinta 10.000/Karung padahal jarak ke desa cuma sekitar 100 Meter, bantuan kali ini di salurkan untuk bulan Juni dan Juli.

Beberapa kampung yang menerima bantuan.

Warga di Lingkungan Rt 02 RW 04.Kp Citamiang

Kp Pasir luhur Rt 01 RW 03

Nyengkelod RT 04 RW 03

Tonjong RW 05 RW 03.

Kp Jungsereuh RW 02

Kp .Cisalak RT 01 RW. 05

Pengakuan salah satu warga Kp Citamiang RW 04. Yang ingin di rahasiakan namanya ” Saya di minta uang Rp 15.000 dan Beras di Potong 3 kg

Jujur sebenarnya saya sangat keberatan karena bantuan ini sangat di perlukan oleh kami warga yang tidak mampu dan ini sudah mutlak hak saya”ungkapkan

Pengakuan warga Kp Nyengkelod Rt 04 RW 03 “waktu penyaluran sayadi pinta RP. 20.000 oleh Kader bernama Mimin. tanpa musyawarah dulu dengan KPM jadi saya terpaksa membayarnya karena saya butuh beras untu keperluan sehari hari “ujarnya

Sama halnya dengan Pengakuan dari warga Cisalak. RT 02 RW 05 diminta 20.000.padahal kalau di ambil ke Desa juga tidak akan habis Bensin 1 liter kalau pakai motor.

Carut marut penyaluran bantuan pangan beras yang di sertai dengan pungutan liar sangat di sayangkan berbagi pihak .

Tak pelak membuat warga kecewa karena beras bantuan dari pusat diperuntukkan untuk warga yang tidak mampu dan sudah menjadi haknya mendapat bantuan tersebut.

Kades cintadamai Undang ketika di hubungi melalui sambungan seluler Senin(4/8/2025) sampaikan “saya baru mendengar informasi tersebut bilamana pungutan dilaksanakan oleh kader dan para perangkat RT Saya akan melakukan pembinaan, perlu saya sampaikan juga bahwa lingkungan wilayah di Desa cintadamai sangat jauh lokasi untuk menyalurkan beras dari Desa ke masyarakat kemungkinan  Para ketua RT meminta transportasi kepada KPM untuk mengganti bensin “ujarnya

Lanjut undang “Dalam waktu dekat ini saya akan memanggil Kepada seluruh RT dan RW termasuk kader se -Desa Cintadamai untuk melakukan pembinaan agar kejadian tersebut tidak terulang dan saya tegaskan Kami dari jajaran desa cinta damai tidak menginstruksikan dan tidak boleh ada pungutan untuk kegiatan ini lagi”pungkasnya