Berita  

Bupati Syakur Amin Dorong Pelajar Garut Jadi Generasi Emas Lewat Lomba Cerdas Cermat

Caption: Bupati Syakur Amin menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perlombaan biasa. Ia menilai LCC menjadi bagian penting dari upaya menyiapkan pelajar Garut agar mampu berkompetisi di era global.(Foto// wartawan )

 

Pojokgarut.com – Suasana Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Rabu (15/10/2025), tampak berbeda dari biasanya. Riuh tepuk tangan dan sorak-sorai siswa memenuhi ruangan ketika Bupati Garut, H. Abdusy Syakur Amin, membuka secara resmi Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Garut Tahun 2025.

Di balik kemeriahan itu, tersimpan semangat besar: membangun generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam sambutannya, Bupati Syakur Amin menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar Rolex replica perlombaan biasa. Ia menilai LCC menjadi bagian penting dari upaya menyiapkan pelajar Garut agar mampu berkompetisi di era global.

“Orang Garut harus hebat. Dan kehebatan itu harus diuji serta dipersiapkan. Bonus demografi bukan hanya soal jumlah penduduk usia produktif, tetapi juga kualitas sumber daya manusianya—anak-anak yang memiliki keterampilan, pengetahuan, sikap, dan karakter yang baik,” tegasnya.

Syakur menambahkan, pendidikan adalah investasi jangka panjang, bukan beban yang harus replica watches UK dihindari. Ia mengingatkan bahwa tanggung jawab mencerdaskan anak bangsa tidak hanya berada di pundak pemerintah, melainkan juga orang tua dan masyarakat luas.

“Kalau kita mendidik anak dengan baik, suatu hari mereka akan membantu kita. Tapi jika anak tidak dididik dengan baik, maka sepanjang hidup mereka akan menjadi beban,” ujarnya penuh makna.

Bupati yang dikenal dekat dengan dunia pendidikan ini berharap kegiatan seperti LCC dapat Rolex replica watches digelar lebih sering, setidaknya dua kali dalam setahun. Menurutnya, frekuensi kompetisi yang lebih rutin akan menumbuhkan budaya belajar yang sehat, memotivasi guru untuk terus berinovasi, serta membangun kepercayaan diri para siswa.

Sementara itu, Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Suryana, menjelaskan bahwa LCC 2025 merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan rendahnya kemampuan literasi dan numerasi di kalangan pelajar SD dan SMP.

“Kegiatan ini tidak hanya menilai kemampuan akademik semata, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat belajar, mengasah pola pikir kritis, serta menanamkan nilai sportivitas dan kerja sama di antara siswa,” terang Suryana.

Ia menambahkan, kompetisi ini juga menjadi momentum bagi sekolah-sekolah di Garut untuk membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan adaptif, di mana guru dan siswa sama-sama tumbuh dalam suasana belajar yang menyenangkan.

“Pelajar Garut Cerdas, Berkarakter, Literasi dan Numerasi sebagai Pondasi Garut Hebat Menuju Indonesia Emas 2045.”

Sebanyak 9 grup dari jenjang SD dan 16 grup dari jenjang SMP ambil bagian dalam kompetisi perdana ini. Setiap peserta terlihat antusias, menyiapkan diri dengan berbagai strategi agar dapat tampil maksimal di hadapan juri dan penonton.

Bupati Syakur berpesan kepada seluruh peserta agar tetap menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran, karena nilai-nilai tersebutlah yang akan menjadi bekal penting dalam kehidupan mereka kelak.

“Kemenangan sejati bukan hanya soal trofi atau piala, tetapi tentang bagaimana kita belajar untuk terus berproses dan tidak menyerah,” ujarnya menutup sambutan.

Kegiatan LCC ini diharapkan menjadi langkah kecil namun bermakna dalam perjalanan panjang membentuk generasi Garut yang tangguh—cerdas dalam berpikir, bijak dalam bersikap, dan siap membawa daerahnya menjadi bagian dari Indonesia Emas 2045. (**)