Berita  

Percepatan Tol GETACI Mulai Terasa: Eko Suharno Pimpin Pembayaran Ganti Rugi Warga Desa Cangkuang

Caption: Kepala Kantor ATR /BPN Garut Eko Suharno juga memberikan apresiasi tinggi kepada pemerintah daerah, aparat desa, (foto//Risnandi)

Pojokgarut.com — Upaya percepatan pembangunan Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (GETACI) kembali menunjukkan progres signifikan. Kamis (27/11/2025), Kepala Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Garut, Eko Suharno, memimpin langsung proses pembayaran ganti kerugian bagi warga Desa Cangkuang, Kecamatan Leles, yang terdampak proyek strategis nasional tersebut.

Kegiatan pembayaran yang berlangsung di kawasan Desa Wisata Kampung Lolohan ini menjadi bukti bahwa tahapan pengadaan tanah terus bergerak maju dan berjalan tanpa hambatan berarti. Di bawah koordinasi Eko Suharno, seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, transparan, dan disambut positif oleh masyarakat pemilik bidang tanah.

Dalam kesempatan itu, Eko Suharno menegaskan komitmen Kantor Pertanahan Kabupaten Garut untuk memastikan hak masyarakat dipenuhi secara adil dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Ia menyampaikan bahwa proses ganti kerugian bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan tanggung jawab moral untuk memberikan kepastian bagi masyarakat di tengah pembangunan besar yang sedang digencarkan pemerintah.

Pembayaran ganti kerugian ini adalah wujud kehadiran negara dalam menjaga hak masyarakat. Kami ingin memastikan setiap tahap berjalan transparan, akuntabel, dan tidak menimbulkan keraguan bagi warga yang lahannya diperlukan untuk kepentingan umum,” ujar Eko.

Eko juga memberikan apresiasi tinggi kepada pemerintah daerah, aparat desa, dan masyarakat Desa Cangkuang yang dinilai kooperatif sejak tahap inventarisasi, identifikasi, hingga penetapan nilai ganti rugi oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Sinergi seluruh pihak ini dianggap menjadi kunci kelancaran proses pembebasan lahan di Kabupaten Garut.

Pelaksanaan pembayaran ganti kerugian dilakukan dengan sistem yang terstruktur. Masyarakat penerima mendapat fasilitas verifikasi berkas, konsultasi, hingga pendampingan teknis pemindahan dana secara langsung. Kehadiran aparat keamanan serta dukungan penuh perangkat desa turut membuat suasana kondusif dan memberikan rasa aman bagi warga penerima ganti rugi.

Tidak sedikit warga yang mengungkapkan rasa lega karena proses yang mereka jalani sejak awal berjalan mulus tanpa polemik, sebuah kondisi yang tak lepas dari pendekatan komunikatif dan instruktif yang diterapkan oleh Eko Suharno dan tim Panitia Pengadaan Tanah.

Eko menegaskan bahwa Tol GETACI bukan hanya pembangunan infrastruktur, melainkan investasi jangka panjang yang akan membawa perubahan besar bagi mobilitas, konektivitas, dan pertumbuhan ekonomi di Priangan Timur hingga Jawa Tengah.

Progres yang baik hari ini diharapkan menjadi pendorong percepatan tahapan selanjutnya. Semakin cepat pembebasan lahan selesai, semakin cepat pula konstruksi dapat dimulai untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” lanjutnya.

Panitia Pengadaan Tanah optimistis bahwa pembayaran ganti kerugian di Desa Cangkuang akan menjadi momentum positif bagi percepatan tahap-tahap berikutnya di wilayah Garut.

Dengan peran strategis yang dimainkan Eko Suharno dalam menjaga kelancaran pembebasan lahan tol GETACI, Kabupaten Garut kini masuk dalam daftar wilayah yang progres pengadaan tanahnya berjalan paling kondusif. Masyarakat pun berharap agar pembangunan tol ini segera terealisasi dan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi baru di kawasan selatan Jawa.

(Risnandi)

 

 

Exit mobile version