Berita  

Putri Karlina Dorong UMKM Perempuan Melek Digital, Aisyiyah Kolaborasi dengan UNIGA Wujudkan Ekonomi Berdaya

Caption: Wakil Bupati Putri Karlina hadir memberi dukungan moral dan motivasi bagi para peserta yang didominasi oleh perempuan pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Garut. (Foto //istimewa)

Pojokgarut.com — Pagi yang cerah di Madrasah Diniyah Takmiliyah Muhammadiyah, Jalan Bank Garut, menjadi saksi kebangkitan semangat perempuan pelaku usaha mikro. Di tempat inilah Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, membuka secara resmi Pelatihan Pemberdayaan UMKM Perempuan Aisyiyah melalui Digitalisasi Pemasaran , sebuah gerakan yang lahir dari kepedulian dan kolaborasi lintas sektor.

Didampingi Kepala Dinas DPPKBPPPA Kabupaten Garut, Yayan Waryana, Wakil Bupati hadir replica watches memberi dukungan moral dan motivasi bagi para peserta yang didominasi oleh perempuan pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Garut.

Program pemberdayaan ini diprakarsai oleh Universitas Garut (Uniga) yang bekerjasama dengan Pimpinan Daerah (PD) Aisyiyah Kabupaten Garut, dan didukung Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui pemberian hibah kepada masyarakat.

“Pemberdayaan Perempuan Aisyiyah melalui Pelatihan dan Pendampingan dengan Cara Digitalisasi Pemasaran.”

Sebanyak 120 peserta UMKM perempuan mengikuti pelatihan ini, yang dibagi menjadi tiga replica Rolex gelombang agar pendampingan berjalan lebih efektif dan interaktif.

Ketua PKM Universitas Garut (UNIGA) Kabupaten Garut, Nurbudiwati, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya nyata untuk memperkuat daya saing perempuan di tengah era digital.

“Kami ingin perempuan Garut bisa berdiri tegak di atas kaki sendiri, mandiri secara ekonomi, dan replica watches UK mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ujar Nurbudiwati dengan penuh keyakinan.

 

PKM Universitas Garut (UNIGA) Nurbudiwati S.Sos. M.Si menyampaikan materi terkait pemberdayaan digitalisasi UMKM

Ia menambahkan, pelatihan ini tidak hanya berhenti pada teori, tetapi juga dilanjutkan dengan praktik langsung dalam digital marketing. Para peserta akan didampingi hingga mampu memasarkan produk mereka secara daring.

“Kami juga tengah menunggu pengadaan sarana dan prasarana pendukung berupa perangkat digital. Nantinya akan langsung dimanfaatkan dalam pelatihan lanjutan agar para pelaku UMKM bisa mempraktikkan ilmu yang diperoleh,” jelasnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Putri Karlina menyampaikan apresiasinya terhadap langkah PD Aisyiyah Garut dan Universitas Garut (UNIGA) yang konsisten menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Perempuan memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi keluarga dan daerah. Melalui digitalisasi, mereka bisa memperluas pasar, meningkatkan kualitas produk, dan bersaing di era modern,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus mendukung program-program berbasis pemberdayaan perempuan, terutama dalam pengembangan UMKM yang berorientasi pada inovasi dan digitalisasi.

Lebih dari sekadar pelatihan, kegiatan ini menjadi simbol kebangkitan ekonomi perempuan Garut. Di tangan mereka, keterampilan berpadu dengan teknologi, nilai keislaman berpadu dengan semangat kemandirian.

“Kami ingin setiap perempuan Aisyiyah menjadi pelita dalam keluarganya, dan menjadi penggerak ekonomi di lingkungannya. Dari Garut, untuk Indonesia yang lebih berdaya.” pungkasnya (**)

Exit mobile version